BerandaBerita HukumSosalisasi Perka 1/2012 & PP 46/2011 Di UPT Kototabang

Sosalisasi Perka 1/2012 & PP 46/2011 Di UPT Kototabang

Pada tanggal 15 Maret 2012 Subbagian Hukum dan Biro Perencanaan dan Organisasi Lapan melakukan sejumlah Sosialisasi Perundang-undangan seperti Perka Nomor 1 Tahun 2012 tentang Hari dan Jam Kerja di Lingkungan Lapan dan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil, ke sejumlah satuan kerja Lapan diantaranya di Loka Pengamat Dirgantara Kototabang.

Materi Presentasi di paparkan oleh Kepala Bagian Organisasi dan Hukum yakni Perka Nomor 1 Tahun 2012 dan PP Nomor 46 Tahun 2011.  Terkait dengan Perka Nomor 1 Tahun 2012 tentang Hari dan Jam Kerja di Lingkungan Lapan merupakan salah satu peraturan pelaksana dari PP Nomor 53 Tahun 2010, dimana dikeluarkan peraturan kepala ini agar karyawan dan karyawati Lapan mematuhi jam kerja yang telah diatur dalam PP No. 53 Th 2010 dan Keppres Nomor 68 Tahun 1995 tentang hari dan jam kerja di lingkungan lembaga pemerintah, yakni masuk kerja jam 07.30 wib dan pulang kerja jam 16.00 wib kecuali hari Jumat dimana jam pulang kerja adalah 16.30 wib. Dikeluarkannya Perka No. 1 Tahun 2012 ini telah mengatur secara tegas mengenai hari dan jam kerja di lingkungan Lapan.

Selanjutnya bagian Orkum juga menyampaikan sosialisasi terkait dengan Peraturan Pemerintah  Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil PNS. Tujuannya untuk meningkatkan prestasi dan kinerja PNS.  PP ini merupakan penyempurna dari PP Nomor 10 Tahun 1979 tentang Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan PNS yang dianggap tidak sesuai lagi dengan perkembangan keadaan dan kebutuhan hukum. PP Nomor 46 Tahun 2011 ditetapkan pada tanggal 30 November 2011, ditetapkan setiap instansi mulai memberlakukan SKP pada tanggal 1 Januari 2014. Salah satu pertimbangan lahirnya PP ini ialah karena peraturan sebelumnya sudah tidak sesuai dengan perkembangan keadaan dan kebutuhan hukum dalam pembinaan PNS.

Prestasi kerja PNS akan dinilai berdasarkan 2 (dua) unsur penilaian, yakni SKP (Sasaran Kerja Pegawai), yang merupakan rencana kerja dan target yang akan dicapai oleh seorang PNS dan Perilaku kerja, yaitu setiap tingkah laku, sikap atau tindakan yang dilakukan oleh PNS atau tidak melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.  Penilaian prestasi kerja PNS merupakan kombinasi antara unsur SKP (sasaran kerja pegawai) dan perilaku kerja. Komposisinya 60 persen-40 persen. setiap PNS wajib mencapai sasaran kerja pegawai yang ditetapkan, apabila pencapaian sasaran kerja pada akhir tahun hanya mencapai 25% sampai dengan 50%, seorang PNS dapat dijatuhi hukuman disiplin sedang.

PP ini mensyaratkan setiap PNS wajib menyusun SKP berdasarkan rencana kerja tahunan instansi. SKP itu memuat kegiatan tugas jabatan dan target yang harus dicapai dalam kurun waktu penilaian yang bersifat nyata dan dapat diukur.Dalam PP itu juga disebutkan, bahwa PNS yang tidak menyusun SKP dijatuhi hukuman disiplin sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang mengatur mengenai disiplin PNS. Adapun penilaian perilaku kerja meliputi aspek: orientasi pelayanan, integritas, komitmen, disiplin, kerjasama, dan kepemimpinan. Khusus penilaian kepemimpinan hanya dilakukan bagi PNS yang menduduki jabatan struktural.

Penilaian prestasi kerja PNS ini dilaksanakan sekali dalam 1 (satu) tahun, yang dilakukan setiap akhir Desember pada tahun yang bersangkutan dan paling lama akhir Januari tahun berikutnya. Ketentuan mengenai peraturan penilaian PNS ini juga berlaku bagi Calon PNS (CPNS).

Dengan demikian, Perka Nomor 1 Tahun 2012 dan PP Nomor 46 Tahun 2011 ini berkaitan dengan PP Nomor 53 Tahun 2010. Setelah menyampaikan materi presentasi kemudian diakhiri dengan forum diskusi dan dialog tanya jawab antara pegawai Loka dengan bagian organisasi dan hukum. Para Pegawai sangat antusias bertanya tentang disiplin pegawai dan Penilaian prestasi kerja tersebut. Dengan adanya Sosialisasi kedua produk hukum ini diharapkan kedisiplinan dan prestasi Pegawai Lapan Loka Kototabang dapat meningkat. (Taz)

 

Last Updated on Wednesday, 05 September 2012 07:11